7 Trik Menata Apartemen Studio agar Terasa Lebih Luas dan Lega

Tinggal di apartemen tipe studio menawarkan banyak kepraktisan, mulai dari lokasi yang strategis hingga perawatan yang lebih ringan dibanding rumah tapak. Namun, keterbatasan luas ruang kadang membuat penghuni merasa sesak, apalagi jika barang-barang menumpuk tanpa penataan yang tepat.

Kabar baiknya, ruang yang terbatas bukan berarti tidak bisa terasa lega. Dengan strategi penataan yang tepat, apartemen studio tetap bisa terlihat rapi, luas, dan nyaman untuk ditinggali sehari-hari. Berikut ulasan lengkapnya.

Ringkasan

  • Kesan sempit pada apartemen studio umumnya muncul karena penataan furnitur yang kurang efisien dan penyimpanan barang yang tidak tertata.
  • Beberapa trik yang bisa diterapkan antara lain memilih furnitur multifungsi, memanfaatkan penyimpanan vertikal, memilih warna terang, hingga menata pencahayaan dengan baik.
  • Setelah ruang tertata rapi, penghuni juga perlu memperhatikan keamanan barang dan kebersihan area penyimpanan agar kenyamanan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Kenapa Apartemen Tipe Studio Sering Terasa Sempit?

Apartemen studio umumnya menggabungkan ruang tidur, ruang tamu, hingga dapur dalam satu area tanpa sekat permanen. Konsep ini memang efisien dari segi biaya dan perawatan, tetapi jika tidak ditata dengan baik, batas antar fungsi ruang bisa menjadi kabur sehingga suasana terasa penuh dan sesak.

Selain itu, kebiasaan menyimpan barang sembarangan, memilih furnitur yang terlalu besar, atau kurang memaksimalkan pencahayaan juga menjadi faktor yang membuat ruang kecil terasa semakin sempit. Padahal, dengan sedikit penyesuaian, area yang terbatas tetap bisa terasa lapang dan fungsional.

Trik Menata Apartemen Studio agar Terasa Lebih Luas

Sumber: Magnific

Berikut beberapa trik yang bisa diterapkan untuk membuat apartemen studio terasa lebih luas dan nyaman:

  1. Pilih Furniture Multifungsi

Furniture yang memiliki lebih dari satu fungsi, seperti sofa bed, meja lipat, atau tempat tidur dengan laci penyimpanan di bawahnya, dapat menghemat banyak ruang. Dengan begitu, satu perabot bisa memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus tanpa membuat ruangan penuh sesak.

  1. Manfaatkan Penyimpanan Vertikal

Ketika luas lantai terbatas, dinding bisa menjadi solusi penyimpanan yang efektif. Rak gantung, ambalan, atau lemari yang memanjang ke atas membantu menyimpan barang tanpa memakan banyak ruang gerak. Khusus untuk barang berharga seperti dokumen penting atau perhiasan, sebaiknya disimpan di tempat penyimpanan yang lebih aman agar tetap rapi sekaligus terlindungi.

  1. Pilih Palet Warna Terang dan Netral

Warna dinding dan furniture yang terang, seperti putih, krem, atau pastel, memberikan efek visual yang membuat ruangan tampak lebih luas dibanding warna gelap. Kombinasi warna netral juga membuat ruangan terasa lebih tenang dan tidak penuh.

  1. Gunakan Cermin untuk Efek Ruang

Menempatkan cermin berukuran besar di salah satu sisi ruangan dapat memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi ruang yang lebih dalam. Trik ini banyak digunakan pada hunian kecil karena efeknya yang instan terhadap kesan luas suatu ruangan.

  1. Kurangi Barang yang Tidak Diperlukan

Menata ruang tidak lepas dari kebiasaan decluttering atau memilah barang secara rutin. Menyimpan hanya barang yang benar-benar dibutuhkan, serta merapikan atau menyumbangkan barang yang sudah jarang dipakai, membuat ruang terasa lebih longgar dan mudah dirawat.

  1. Maksimalkan Pencahayaan Alami

Membiarkan cahaya matahari masuk secara maksimal, misalnya dengan menggunakan tirai tipis atau menghindari furnitur yang menghalangi jendela, dapat membuat ruangan terasa lebih terang dan lapang dibandingkan mengandalkan lampu saja sepanjang hari.

  1. Buat Zona Fungsional dengan Penataan, Bukan Sekat Permanen

Alih-alih menambah sekat fisik yang memakan tempat, area tidur, kerja, dan bersantai bisa dibedakan lewat penataan furnitur, karpet, atau pencahayaan yang berbeda. Cara ini membantu menciptakan batas ruang secara visual tanpa mengorbankan luas area yang sudah terbatas.

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Ruang Tertata Rapi

Setelah apartemen tertata rapi dan terasa lebih luas, penting untuk menjaga kondisi tersebut dalam jangka panjang. Barang yang menumpuk di sudut ruangan atau lemari yang jarang dibersihkan berisiko mengundang hewan pengerat, sehingga penghuni perlu mengetahui cara membersihkan area hunian dengan aman agar apartemen tetap nyaman dan bebas dari gangguan tersebut.

Selain kebersihan, konsistensi juga menjadi kunci. Penataan yang rapi hanya akan bertahan jika penghuni membiasakan diri mengembalikan barang ke tempatnya dan tidak menumpuk barang baru tanpa menyortir barang lama secara berkala.

Kesimpulan

Menata apartemen studio agar terasa lebih luas sebenarnya tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Pemilihan furnitur multifungsi, penyimpanan vertikal, warna ruangan yang tepat, hingga kebiasaan merapikan barang secara rutin sudah cukup memberikan perubahan yang signifikan pada kesan luas suatu ruangan.

Dengan penataan yang konsisten dan diimbangi kebiasaan menjaga kebersihan serta keamanan barang, apartemen tipe studio tetap bisa menjadi hunian yang nyaman, fungsional, dan terasa lega meski dengan luas yang terbatas.

Referensi: 

https://www.detik.com/properti/interior/d-8451982/apartemen-tipe-studio-bisa-terasa-luas-begini-triknya

https://jendela360.com/info/menata-apartemen-studio

FAQ

Tidak selalu. Kesan sempit lebih dipengaruhi oleh cara penataan dan pemilihan furnitur, bukan semata-mata dari luas ruangan itu sendiri.

Furnitur multifungsi dan berukuran ramping, seperti sofa bed, meja lipat, atau rak dinding, sangat disarankan karena dapat menghemat ruang tanpa mengurangi fungsinya.

Ya, warna terang dan netral cenderung memantulkan cahaya lebih baik sehingga menciptakan kesan ruangan yang lebih luas dibandingkan warna gelap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *